Senin, 01 Juni 2009

Tak kenal maka tak sayang

Moi j'offrirais mon ame, mon coeur et tout mon temps
Mais j'ai beau tout donner, tout n'est pas suffisant... -Celine Dion


Hi, welcome back. Sekarang aku mau obrolin salah satu cawapres kita, yaitu Prabowo Subianto.

PRACTICAL • BONAFIDE • WONDERFUL • SUPERB • BIGOTED • ANTI-AMERICA • TOPNOTCH

what else do you expect?

Prabowo is my role model. Agak lucu memang kalau aku gak pilih Paris Hilton or Victoria Beckham, coz aku cewe n Prabowo cowo. Tapi pasti aku ada alasan kan?

Aku suka dia karena dia pintar dan untuk tau kalau dia jadi cawapres instead of capres, uugghh.. aku sebel banget. Kenapa sih dia mesti kekurangan suara untuk jadi capres. Tapi dengan kerelaan dia jadi cawapres, berarti menunjukkan kepada kita, Prabowo ngga pingin nunggu bangsa ini ancur lebur dulu untuk dia benahin kalo jadi presiden. Good! He's really the man. Negarawan sejati yang ga nggragas kekuasaan.

Banyak yang membicarakan tentang pelanggaran HAM '98 dan mengaitkannya dengan Prabowo. Padahal belum tentu berita itu benar. Dia cuma membayar mahal suatu kesalahan yang tidak dapat dibebankan kepadanya: dia kehilangan jabatan penting untuk cuci tangan orang lain.

Sudahlah, aku uring-uringan banget kalau harus omongin ini. Kenapa ngga ada orang yang mau ngomongin apa yang telah dia kasih untuk integrasi bangsa. Dia berjuang mati-matian untuk membela Timor Timur agar ngga terlepas dari NKRI. Kalau yang kayak gitu ngga terlihat juga, cocoklah sudah lagu yang dinyanyikan Celine Dion yang aku kutip di atas.

Artinya gini: "Telah ku berikan jiwaku, hatiku, dan seluruh waktuku... aku udah kasih semua tapi tetap aja ngga cukup..."

Rabu, 27 Mei 2009

CHICK POLITIC

Tiada yang abadi selain kepentingan…


Dear Sisters,


Please let me introduce my self. Aku Jubilee Christafella. Panggil aku apa saja, Jue juga boleh. Aku bukan akademisi nor praktisi di bidang politik, but aku suka bicara tentang politik. Ngga tau kenapa, please don’t ask why.


Jangan berpikir aku ngga suka ngomongin Six-pax-guy next door atau jealousy shoes yang memanggil-manggil kita di balik kaca On Pedder atau polish remover Ana Sui yang ngga bikin kuku jadi kering. Aku suka. Tapi aku pengen punya tempat untuk kita ngobrolin politik. Ngga usah pake ribet, ngga usah pake otot… Semua suka-suka aja.


Banyak yang berpikir kalau politik itu dirty. Tapi kenapa juga kita engga bikin politik itu jadi chick. Karena chick ngga cuma tentang cantik, tiga-puluh-something-yang-walaupun-single-tapi happy, editor majalah kecantikan atau wedding organizer sukses, Honda Jazz pink di garasi rumah gaya minimalis yang cicilannya hampir lunas, mantan cheerleader yang sekarang tetap jadi queen bee di Vertigo, tapi juga tentang living social yang bisa talk about anything.


And now, I invite you Sisters talk about politic to me. Politik yang aku maksud di sini adalah politik pemerintahan lho, ya. Aku ciptain blog pribadiku ini untuk kita bicarain politik yang kumaksud (ya ngga nutup kemungkinan juga sih kita ngomongin warna lipstick yang bakalan nge-tren tahun depan). Karena kita kan selain cantik, tapi juga peduli sama negeri kita tercinta ini. Ya, nggak?

Semua topik yang aku mulai, ngga ada yang mutlak, semuanya aku kembalikan kepada kalian untuk dibicarain di sini.


Dan aku janji… Aku ngga akan menggurui, gak akan nulis panjang lebar, gak nge-judge, gak sok serius. Pokoknya ngga ribet deh… Karena blog ini buat kalian.


Semoga perkenalan kita kali ini, merupakan awal dari persahabatan kita yang gak akan pernah berakhir. Jadi kita patahkan sajalah omongan politikus yang bilang “tiada yang abadi selain kepentingan.” Because our sisterhood, dear Sisters, will last forever!!


Yeah, sisters rule…


Warmest regards,

Jubilee Christafella